Harga Minyak Goreng Curah Per Drum Bisa Menghemat Uang

Harga Minyak Goreng Curah Per Drum Bisa Menghemat Uang

Konten [Tampil]

 

Harga Minyak Goreng Curah Per Drum Bisa Menghemat Uang

Kali ini. Sedangkan bagi anda yang sedang mencari Harga MinyakGoreng Curah Per Drum akan tersedia juga. Informasi ini biasanya akan muncul di bagian bawah artikel ini dengan berbagai pilihan artikel yang memberikan informasi yang Anda butuhkan.

 

Jika informasi yang Anda cari tidak tersedia di artikel pilihan di bawah ini, Anda bisa menuju halaman depan. Atau bisa juga ke halaman kontak untuk menghubungi admin, agar kami bisa membantu mencarikan informasinya.

 

Selain informasi diatas pada website ini juga terdapat info promo resto terbaru. Berbagai info promo diskon bisa kamu dapatkan di sini. Buat kamu yang mau beli makanan di resto coba cek dulu, mungkin ada diskon dari resto tujuan kamu. Dengan begitu Anda bisa menghemat uang untuk makan di restoran favorit Anda.

 

Harga Minyak Goreng Curah Per Drum

Konsumen dan masyarakat harus dilindungi. Dan, harus ada produk yang dijamin higienis dan halal. Pemerintah tetap memberikan kesempatan kepada Harga Minyak Goreng Curah Per Drum untuk menggunakan minyak goreng curah, juga menyambut baik masyarakat yang masih menggunakan minyak goreng curah.

 

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan dalam keterangannya. Meski begitu, pemerintah juga meminta pelaku industri segera mengisi pasar dengan minyak goreng kemasan sederhana dan mematuhi harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.000 per liter.

 

Kemasan ini juga terdiri dari kemasan kecil dan ekonomis, hingga kemasan besar, mulai dari 200 ml hingga 1 liter. Pria yang akrab disapa Enggar itu juga menegaskan tidak akan ada penarikan minyak curah dari pasar.

 

Tidak ditarik. Jadi, per 1 Januari (2021) harus ada minyak goreng kemasan di setiap warung, juga di desa-desa terpencil. Lebih lanjut ia menambahkan, langkah pemerintah tersebut dilakukan agar konsumen lebih cerdas dalam memilih minyak goreng yang dijamin halal, higienis, sekaligus bergizi.

 

Enggar menjelaskan, minyak goreng curah adalah minyak yang diproduksi oleh produsen minyak goreng yang merupakan turunan CPO dan telah melalui proses Refining, Bleaching, dan Deodorizing (RBD) di pabriknya.

 

Selama ini pendistribusian minyak goreng dilakukan dengan menggunakan mobil tangki yang kemudian dituangkan ke dalam drum-drum di pasar. Proses pendistribusian minyak goreng curah biasanya menggunakan wadah terbuka. Akibatnya, dapat rentan terhadap kontaminasi air dan hewan.

Sedangkan penjualan kepada konsumen sering juga menggunakan plastik pembungkus yang tidak bermerk. Di sisi lain, produksinya rentan tercampur dengan minyak goreng bekas.

 

Sementara itu, tidak banyak konsumen yang dapat membedakan minyak goreng curah dari produsen, dengan minyak goreng (minyak goreng bekas) yang berwarna murni.

Karena risiko tersebut, kami mendorong produsen untuk mengemas minyak goreng. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan produk minyak goreng yang higienis dan bebas dari kemungkinan oplosan.

 

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Zainut Tahuid Saadi pada kesempatan berbeda menyatakan memahami langkah pemerintah menghentikan peredaran minyak curah di pasar yang bertujuan untuk menjaga kesehatan harga minyak goreng curah per drum masyarakat. Apalagi seringkali orang sering menggunakan minyak curah beberapa kali. Ia juga sependapat bahwa unsur halal seringkali tidak terjelaskan dari minyak goreng curah tanpa kemasan apapun.

 

Namun langkah ini harus dibarengi dengan kebijakan pemberian insentif kepada pedagang kecil seperti IKM dan UKM berupa subsidi harga. MUI berharap harga minyak goreng kemasan bisa dijangkau oleh masyarakat kecil sekalipun. Maje, harga minyak goreng curah per drum, khawatir jika minyak kemasan mahal, kebijakan itu akan berdampak pada pedagang kecil.

 

 

Harga minyak goreng curah terus naik. Saat ini minyak tersebut dijual seharga Rp. 18.500 per kilogram (kg) menjadi Rp. 19 ribu per kg. Guntur, salah satu pedagang di Pasar Sidoharjo, Lamongan, menjelaskan, bulan lalu harga minyak curah masih berkisar Rp 15 ribu per kg. Setelah itu, terjadi kenaikan harga secara bertahap sekitar Rp. 1.000 per kg.

 

Harga Minyak Goreng Curah Per Drum mengalami kenaikan

Sekarang sehari menjual sekitar 1 drum berisi 180 kg. Penjualan turun sekitar 30 persen. Dia berharap pemerintah memperhatikan minyak curah agar harga tidak terus naik. Pasalnya, kenaikan harga sembako cukup memberatkan masyarakat di masa pandemi ini.


Kalau kami pedagang tidak berpengaruh

Pedagang lain di Pasar Sidoharjo, Duta, membenarkan adanya kenaikan minyak curah yang terus menerus. Ia juga merasakan penurunan pembelian akibat kenaikan harga. Biasanya dalam sehari bisa menjual hingga tiga drum. Kalau sekarang hanya dijual sekitar 1 drum saja.

 

Ia mengaku mendapat informasi bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh penurunan hasil panen kelapa sawit. Hal ini menyebabkan produksi minyak curah menurun.

 

Dari informasi yang saya baca, itu dipengaruhi oleh penurunan stok minyak curah,'' tambahnya. Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada minyak curah. Namun, diakui Duta, sejumlah merek minyak kemasan juga mengalami harga. Jadi, diakuinya, harga minyak kemasan dan minyak curah tidak terpaut jauh.


Minyak kemasan juga mengalami kenaikan harga

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M Zamroni, membenarkan adanya kenaikan harga minyak curah. Dari pantauan kami, kenaikannya bertahap. Hingga saat ini kisaran kenaikannya mencapai Rp. 5 ribu per kg.

 

Penutup

Berdasarkan informasi yang diterima, kenaikan harga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, kebijakan pemerintah menghentikan ekspor CPO, serta mendorong penjualan minyak goreng kemasan. Harga Minyak GorengCurah Per Drum kini hanya terpaut tipis. Tapi minyak curah masih murah.

 

Sumber: dotik.club dan hargacampur.com dan radarbojonegoro.jawapos.com

0 Comments